Review Otobiografi Lionel Messi (Bagian 2)

11:25 AM 4 Comments A+ a-


Review Otobiografi Lionel Messi (The Inside Story of the boy who became a legend) – Luca Caioli

Part 2 : Pertemuan Lionel Messi dengan Senor Salvador Ricardo Aparico (Don Apa), pelatih pertamanya.

Grandoli merupakan suatu daerah yang sangat sunyi, yang terlihat hanyalah kumpulan tanah kosong dan sekilas terlihat tumbuhan hijau. Lingkungan Grandoli tidak terlihat baik. Banyak ditemukan ban-ban bekas, dan di ujung jalan banyak ditemukan tempat pencucian mobil. Banyak terlihat tiang-tiang bertuliskan penyedian besi bekas dengan latar belakang bangunan tinggi berderet. Warga sekitar mengatakan bahwa daerah ini sangat berbahaya jika malam, banyak ditemukan berandalan berkeliaran di sepanjang jalan. Grandoli sendiri berasal dari nama seorang sukarelawan perang pada tahun 1865, Abaderado Mariano Grandoli.


Di daerah ini terdapat sebuah lapangan yang berukuran 7.5 x 40 Meter, dimana seorang pelatih yang bernama Salvador Ricardo Aparicio melatih timnya. Salvador Ricardo Aparicio (78 tahun) biasa dipanggil dengan sebutan Don Apa atau Senor Aparicio. Don Apa memiliki empat orang anak, delapan orang cucu dan empat orang cicit. Pada usia muda Don Apa bekerja pada sebuah perusahaan kereta api dan bermain pada sebuah klub yang bernama Klub Fortin dnegan nomor punggung  4. Saudara Messi, Matias dan Rodrigo juga dilatih oleh Don Apa, mereka merupakan pemain bertahan yang sangat tangguh. Nenek Celia tidak lupa menemani mereka.

Pada suatu waktu Don Apa kekurangan pemain ketika timnya sedang berlatih. pada saat itu Don Apa sedang menunggu salah satu pemainnya, namun tidak kunjung datang. Dan disaat bersamaan Nenek Celia yang sedang mengantarkan Matias dan Rodrigo, duduk di pinggir lapangan bersama Messi kecil. Dia melihat Messi kecil memantul kan bola dan menendang bola tersebut, dan tanpa berpikir lama Don Apa langsung medatangi nenek Celia dan meminta Messi Kecil untuk ikut berlatih, dan dia berusaha menyakinkan nenek Celia bahwa Messi Kecil akan baik-baik saja. Pada saat itu tim yang sedang berlatih adalah tim dengan pemain yang lahir pada tahun 1986, sedangkan Messi kecil lahir pada 1987 sehingga terlihat sangat kecil dibanding teman-temannya. Pada latihan tersebut Messi Kecil langsung menunjukkan bahwa dia terlahir sebagai pemain bola, sentuhan awalnya sangat mengagumkan. Dia terlihat sangat menonjol dibandingkan dengan teman-temannya yang lebih tua. Bahkan saat melakukan dribble, dia berhasil melewati satu bahkan dua pemain. Gaya permainan Messi kecil adalah gaya bebas. Bahkan banyak orang bilang dia pemain yang egois dan serakah, tapi itulah dia, dia sangat menikmati ketika bersama dengan bola.

Dalam setiap pertandingan dia selalu mencetak empat sampai lima gol, dia selalu terlihat menawan ketika menggiring bola. Dan ketika melawan Club De Amanecer, Messi kecil mencetak satu gol. Gol tersebut terlihat istimewa karena dia berhasil melewati beberapa pemain sampai kiper lawan. Itu gol yang sangat diingat oleh Don Apa.

Don Apa menunjukkan sebuah foto yang menunjukkan seorang anak kecil yang menggunakan jersey berwarna merah  yang sedang memegang sebuah piala, itulah piala pertama Messi Kecil namun pada tahun kedua Jorge Messi di rekrut oleh direktur tim dan diminta untuk melatih tim 1987, dan disitu Messi kecil mulai dilatih sang ayah, dan dia selalu memenangkan setiap pertandingan dan kejuaraan.


Lapangan Grandoli tentu tidak akan terlupakan buat Lionel Messi karena disanalah Messi Kecil memulai berlatih sepakbola, mencetak gol dan memenangkan banyak piala. Di sanalah Messi kecil juga dibentuk sebagai pesepakbola yang hebat, dengan bakatnya sebagai pemain bola, tentu membuat pelatih-pelatih disana tidak terlalu sulit membentuk Messi kecil dan disinilah cikal bakal sang Legenda Sepak bola dunia dilahirkan.

(Ditulis oleh Michael - @Mike_Oo)

Google

4 comments

Write comments

Tinggalkan komentar anda untuk tulisan ini ^^