Timnas PSSI VS Timnas KPSI - Dualisme Sepakbola Indonesia

9:30 AM 3 Comments A+ a-


Menjelang piala AFF 2012 di Malaysia dan Thailand pada akhir tahun ini, pesepakbolaan Indonesia sedang menghadapi situasi yang kurang ideal. Bagaimana tidak, saat ini sepak bola Indonesia sedang terbelah menjadi 2 kubu, PSSI (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia) yang dinahkodai oleh Djohar Arifin dan PSSI KPSI  (Komisi Penyelamat Sepakbola Indonesia) merupakan hasil KLB Ancol (Kongres Luar Biasa) yang dinahkodai oleh La Nyalla Matalitti. Kedua kubu tersebut sedang mempersiapkan 2 tim nasional yang akan diberangkatkan untuk mengikuti turnamen Piala AFF. 

Tim nasional PSSI yang saat ini ditangani oleh Nil Maizar sedang mempersiapkan diri untuk uji coba. Dalam waktu dekat, tim nasional Nil Maizar akan melakukan uji coba dalam turnamen SCTV Cup di mana Korea Utara dan Harimau Muda Malaysia U-22 juga ikut dalam turnamen ini. Tim nasional Nil Maizar dihuni oleh pemain-pemain LPI seperti Hendra Bayauw (Persija IPL), Samsul Arif (Persibo), Wahyu Tri Nugroho (Persiba).
Sedangkan untuk tim nasional Timnas KPSI yang ditangani oleh Alfred Riedl baru mengumumkan skuadnya pada 5 September 2012. Pemain yang dipanggil oleh Alfred Riedl bermaterikan 28 pemain ISL seperti Bambang Pamungkas (Persija), Crsitian Gonzales (Persisam Putra Samarinda), Firman Utina (Sriwijaya FC), Kurnia Meiga (Arema Malang). Jika dibandingkan, tentu skuad tim nasional Alfred Reidl jauh lebih memiliki pengalaman dalam level Internasional. Pada saat ini tim nasional Alfred Reidl sedang melakukan TC di Malang dan setelah itu akan melakukan uji coba yang direncanakan di Australia.

So, tim nasional mana yang benar-benar akan berangkat ke Piala AFF nanti? Tidak mungkin mengirimkan 2 tim nasional dalam ajang resmi Piala AFF. Sebuah ide yang muncul adalah bagaimana kalau mempertandingkan kedua tim nasioanal tersebut untuk menilai siapa yang paling layak. Tentu sebuah ide yang sangat kecil kemungkinan terealisasi.

Kemungkinan yang paling mungkin terjadi adalah hasil kerja dari Joint Committee yang menghasilkan sebuah kesepakatan untuk menggabungkan 2 tim nasional, tapi menggabungkan 2 tim nasional bukan perkara mudah. Tentu akan muncul pertanyaan lain. Siapa yang akan menjadi pelatih tim nasional Indonesia? Kemudian bagaimana dengan program kerja yang sudah disusun?

Kabar buruknya adalah tanggal untuk rapat komite bersama, sampai saat ini masih kabur. Rencana awal yang disusun oleh AFC, rapat  komite bersama akan diadakan tanggal 17-21 September 2012 di Malaysia. Kalau benar terjadi kesepakatan pada tanggal tesebut kemungkinan merger tim nNasional akan  terealisasi pada bulan Oktober 2012, sangat singkat untuk menghadapi Piala AFF 2012 dengan target juara.

Siapapun tim nasional yang dikirim, tentu kita semua berharap hasilnya adalah Juara pada piala AFF 2012 di Malaysia dan Thailand nanti. Sebuah penantian yang sangat lama bagi pecinta sepak bola nasional. Harapan lain adalah Tim Nasional Indonesia berhasil menaikkan peringkat Indonesia pada peringkat FIFA yang pada bulan Agustus 2012 berada di posisi 159, merupakan rekor terburuk dalam sejarah pesepakbolaan Indonesia. Sungguh Ironis.

tren peringkat FIFA Indonesia Juli 2011 – Agustus 2012
Rekor peringkat terburuk tim nasional Indonesia sebelumnya adalah peringkat 153 sewaktu masa kepemimpinan PSSI Azwar Anas tahun 1995, Nurdin Halid tahun 2006 dan Djohar Arifin tahun 2012. Sekarang tim nasional Indomesia berada di bawah Vietnam, Filipina, Thailand dan Malayasia atau peringkat 5 pada level Asia Tenggara.

(Ditulis oleh Michael O - @mike_Oo)

3 comments

Write comments

Tinggalkan komentar anda untuk tulisan ini ^^