Plastisin Warna – Warni Mainan Anak

8:39 PM 0 Comments A+ a-


Liburan Idul Fitri telah berakhir beberapa hari lalu. Hiruk pikuk kegiatanbelajar di sekolah negeri maupun swasta mulai berdenyut kembali. Para Guru dan siswa-siswi berseragam mulai kembali ke aktifitas mereka yang menurut saya cukup melelahkan J. Memang kegiatan belajar belum kembali seperti sedia kala karena semangat murid untuk belajar belum pulih seutuhnya. Pikiran yang masih berbau liburan namun kenyataan jadwal sekolah sudah di depan mata. Untuk menyiasati keadaan ini, biasanya pihak sekolah mengisi dengan kegiatan yang fun tapi dapat menambah wawasan anak didik mereka misalnya : field trip ke media anak, pabrik, atau museum. Metode ini sangat berhasil untuk anak-anak dilhat dari banyaknya sekolah yang mengirimkan proposal maupun menghubungi media tempatku bekerja.  Tapi tidak menutup kemungkinan kami (media) datang berkunjung ke sekolah-sekolah lho..

Seperti event yang akan kulakukan besok “Disney and Me Goes To School”. Kali ini sekolah yang akan kami datangi adalah TKK Penabur Sunrise Garden. Letaknya tidak jauh dari kantorku yang berada di Jl. Panjang – Jakarta Barat. Sejak pagi, kami telah berbenah untuk kunjungan besok dari mengambil banner, buku aktifitas dan plastisin. Dalam kegiatan ini kami bekerjasama dengan salah satu produsen plastisin yang ada di Indonesia namanya Playdooh. Media plastisin sangat membantu anak - anak untuk belajar berimajinasi, kreatifitas serta saraf motorik mereka. Bahkan metode bermain plastisin tersebut dapat digunakan untuk mendeteksi penyimpangan tumbuh kembang anak sejak usia dini. Wah ternyata plastisin sangat berguna yah bagi media pendidikan anak J.

Sebenarnya plastisin itu apa yah? Plastisin merupakan bahan permainan yang dapat dikreasikan sesuai dengan keinginan si pembuat. Kalau jaman aku kecil plastisin itu namanya “malam” warnanya sangat bervariasi namun cenderung gelap dan berbau minyak tanah. Karena semakin banyak orang yang peduli terhadap kegiatan permainan anak maka “malam” itu diformulasikan dengan bahan yang tidak berbau dan lebih aman bagi anak-anak. Muncullah nama-nama seperti Playdooh, FunDooh yang sering kita temui di toko permainan anak. Warnanya lucu-lucu, warna – warni pengen rasanya makan tu plastisin *ups*. Mungkin warna yang lucu itu dibuat untuk merangsang keinginan anak untuk belajar dan membuat berbagai macam kreasinya ya. 


Ini aku kasih cara main plastisin dari salah satu murid sekolah yang aku kunjungi beberapa waktu lalu: ikuti gaya saya J cukup dikepal, dibulat-bulat, pipihkan, cubit kanan - cubit kiri.. Voila! Gurita Nemo sudah jadi teman^^.

(Ditulis oleh Nita - @akuneeta)