Sep 19, 2012

Perpanjangan Pasport : Jasa Calo VS Urus Sendiri


Hari ini gue sebel banget karena ini hari ke-2 gue ke kantor Imigrasi Jakarta Barat buat ngurus perpanjangan pasport dan tidak kebagian no antrian . . . *Damn!*
2 hari sebelumnya gue nanya sama temen, katanya mending apply online di www.imigrasi.go.id supaya waktu ke Kantor Imigrasi gak lama ngantri. Nah, gue seneng banget karena berhasil mendaftar via online dengan harapan besoknya gue gak perlu antri panjang.

Tepat pukul 09.00 WIB, sesampainya di Kanim Jakarta Barat, gue mau ngambil nomer antrian, and guessss what?

Kata petugasnya,
"maaf mbak kuota antrian hari ini sudah habis, mbak kembali saja besok pagi, kalo bisa jam 8 pagi sudah di Imigrasi..."
Fine! Gue maklumi karena kali aja jam 09.00 WIB kesiangan jadi besok jam 08.00 WIB gue kudu-harus-wajib ngantri di Imigrasi Jakarta Barat. Besoknya.... Jam 8 pagi, gue nyampe dan mau ambil antrian ternyata kuotanya juga udah habis, sehari dibatasi hanya untuk100 org. Kata petugas imigrasi setempat, gue harus antri setengah 7 pagi kalau mau dapet. (lo bisa bayangin betapa emosinya gue pagi itu━Σ(゚Д゚|||)━

Ckckckckck... Gue nanya petugas loket kenapa harus kuota hanya untuk 100 orang? Kata petugasnya gara-gara komputer dan petugasnya terbatas *yaelah pak, di jaman secanggih ini masih ada keterbatasan komputer?* ckckckckck klise abis deh jawaban lo pak ….. _ノ乙(、ン、)_

(ノД`)・゜・。Gue balik ke rumah sambil ngomel dan kesal kenapa harus ribet gini. Gue sebagai warga negara yang baik berkewajiban mengurus hal-hal seperti ini, tapi birokrasi atau sistem yang dibuat pemerintah tidak memudahkan malah sebaliknya menyulitkan.

Kata orang rumah:
Ngapain lo capek-capek ke sana? Kenapa gak minta ‘diurusin’ sama orang aja? Hari gini lo di Jakarta ngurus pasport gak pake orang dalam?
ehmmm maksud lo gue harus pake jasa Calo gitu? Uhmm well, actually gue sih  lebih bangga buat ngurus sendiri, that’s why gue bela-belain balik ke Kantor Imigrasi sendiri dan anti menggunakan Calo. Tetapi kenyataan bertolak belakang dengan apa yang ada dalam benak gue. Gue pikir ini ibukota jadi segala sesuatu bisa dengan mudah diurus asalkan kita memenuhi ketentuan. Tenyata itu semua hanya mimpi.. (✖╭╮✖)

Ya udah daripada gue harus bolak-balik bayar taxi yang kalau dihitung-hitung ya sebandinglah kalo gue pake jasa Calo. Dan benar sekali Calo sangat membantu. Dengan harga terjangkau sebesar Rp. 550.000 dan cukup fotocopy berkas (KTP, KK, Ijazah, Akte Lahir, Pasport asli), tinggal tunggu dihubungi untuk datang ke Kantor Imigrasi yang sudah ditentukan. Tidak perlu antri, langsung foto, wawancara dan tandatangan. 〆(・∀・@)

Bapak Calo sedang beraksi
Kalo dihitung, gue sudah 6 x naik taxi buat ngurus pasport. Tahu gitu dari awal gue pake Calo. Mereka datang ke rumah untuk mengambil pasport kita dan kalau pasportnya udah jadi dianterin pula langsung ke rumah. Pengeluaran gue paling naik taxi bolak balik - kantor Imigrasi 100 ribu + 550 ribu (harga Jasa Calo)



Gue miris banget di kantor Imigrasi gue liat ada tulisan Dilarang Menggunakan  Calo!  (╯_╰) Tapi waktu gue wawancara, si petugas ngerti banget kalo gue pake calo. Waktu gue nanya kapan pasportnya bisa diambil, si bapak nyuruh gue langsung kontak bapak “x” which is bapak “x” tersebut adalah calo saya. Hmm. 〜(^∇^〜)

========= batas pemisah warga negara yang (kurang) sabar   dan yang sabar ↓ =========

Ahahahaha…. Gue sih senyum-senyum aja denger cerita di atas (by the way, gue nih orang yang berbeda sama yang nulis cerita di atas).

Dua minggu yang lalu, gue juga baru ngurus perpanjangan pasport di Jakarta. Well, setelah 5 tahun punya paspor, dari 48 halaman yang gue beli seharga Rp.500.000, (dulu waktu buat juga pake calo sama kayak yang di atas, tapi gue udah berubah sekarang ^^) sudah terisi cap imigrasi dari 3 negara di 5 lembar halaman (termasuk Indonesia).



Awalnya agak bingung juga gimana prosedur perpanjangan paspor, apalagi paspor gue dikeluarkan kantor imigrasi yang berbeda dari kota tinggal gue sekarang. Setelah membaca ke sana kemari dan juga buka www.imigrasi.co.id ternyata perbedaan kota bukan masalah. Begitu juga kalo mau buat pasport di kantor imigrasi yang tidak sekota dengan penerbit KTP.

Pengalaman perpanjangan paspor dimulai dengan apply nomor urut pendaftaran secara online melalui www.imigrasi.co.id dan pilih menu pengajuan paspor online. Di situ bisa diatur kapan waktu datang ke kantor imigrasi. Saran gue sih, pilih Kantor Imigrasi (KANIM) yang tidak terlalu rame biar gak senasib sama temen gue di atas. Pilihan gue jatuh pada KANIM Jakarta Pusat yang terletak di daerah Kemayoranヾ(^ ^ゞ


Gue tiba di kantor imigrasi Jakarta Pusat jam 09.00 WIB. Yang pertama harus dilakuin adalah ke koperasi untuk beli map standar imigrasi seharga Rp.7500,-. Anyway, dari pada lo pusing nanya sama petugas imigrasi tentang proses pembuatan / perpanjangan pasport, tanya aja penjaga koperasinya. Mereka tahu semua berkas – berkas dan lama proses sedetil – detilnya…
Untuk berkas – berkas yang perlu disiapkan adalah sebagai berikut :

  1. Kartu Keluarga (Asli dan fotokopi)
  2. Surat rekomendasi perusahaan / permohonan pribadi (Asli)
  3. KTP (Asli dan fotokopi, jangan dipotong)
  4. Paspor Lama (Asli dan fotokopi, jangan dipotong)
  5. Ijazah terakhir (Asli dan fotokopi)
  6. Akta Kelahiran (Asli dan fotokopi)
Semuanya harus dibawa ke kantor imigrasi untuk dicek keasliannya. Jangan lupa difotokopi satu kali semua berkasnya. Untuk paspor dan KTP setelah dicopy jangan dipotong.

Setelah semua berkas lengkap, masukkan semua fotokopi berkas ke dalam map kemudian minta nomor antrian untuk memasukkan berkas. Hal yang aneh di kantor ini adalah pemerintah menginvestasikan Self – Service Machine untuk mengambil nomor antrian, tapi ujung – ujungnya tiket harus diambil di meja satpam.


Sekarang waktunya menunggu dengan sabar hingga dipanggil oleh petugas sesuai nomor antrian. Kalau mendaftar lewat aplikasi online maka akan mendapatkan nomor antrian yang berbeda dengan orang – orang yang datang langsung ke kantor imigrasi (biasanya lebih cepat dibandingkan yang langsung datang).



Setelah berkas – berkas diserahkan, kita harus menunggu untuk memperoleh slip tagihan yang harus dibayarkan ke kasir. Di kasir untuk perpanjangan paspor 48 halaman kita harus membayar Rp.255.000.
Setelah pembayaran selesai, jangan lupa ambil nomor antrian untuk masuk ke tahap wawancara dan pengambilan foto. Wawancara dilakukan untuk memastikan kembali keaslian berkas kemudian ada beberapa pertanyaan seperti negara mana yang akan dikunjungi, untuk keperluan apa, saat ini bekerja atau bersekolah di mana. (」゚ペ)」

Bukti Pembayaran dan No. Antri Wawancara + foto
Setelah anda berhasil menjawab maka tibalah pada saat pengambilan foto, inilah pentingnya untuk berpakaian rapi saat ke kantor imigrasi, biar fotonya bagus hahahahaha….

Selesai sudah proses perpanjangan paspor, anda akan menerima slip pengambilan paspor setelah proses foto selesai. Sekitar 7 hari kerja, anda harus kembali ke kantor imigrasi untuk mengambil paspor baru anda (beda banget sama yang pake “jasa calo”  ψ(*`ー´)ψ  ).

Slip untuk pengambilan paspor
Sebelum anda bisa membawa pulang paspor baru, anda harus pergi lagi ke koperasi untuk fotokopi paspor baru dan tandatangan di atas meterai 6000 pada tanda bukti pengambilan paspor.

Nah, mudah kan prosesnya? Gue sih lebih memilih proses tanpa ‘jasa calo’ karena selain lebih murah, memang seharusnya negara memberikan kemudahan dalam berbagai proses administrasi bagi warganya.

Perbandingan biaya proses pembuatan pasport : v(。-_-。)v


Ya menurut kita sih, masing-masing ada plus minus-nya. Kalau buat sendiri lebih hemat, gak memberikan uang yang gak perlu kepada pihak pemerintah dan lo jadi tahu sendiri prosesnya, tapi memang mesti ekstra effort buat nunggu dan bolak balik kantor. Sebaliknya kalau pakai calo lo bisa lebih santai, gak nunggu tapi sayangnya mesti bayar lebih mahal dan memberikan uang ke kantong orang yang tidak seharusnya menerima. ヽ(○´∀)乂(*´∀`*)乂(∀`●)

(Ditulis oleh tim banyakbanget - @banyakbanget10)

Reactions:

27 comments:

Wah klo kurang staf/pekerjanya suruh buka aja tuh lowongan kerja biar nanti urus-mengurus pasport bisa lebih cepat.
Klo masalah PC masa sih imigresen ga sanggup menambahkan lagi.

Pelayanan public meski ditingkatkan nih biar ga kecewa.

Eh dulu waktu aku ngurus passport di bandung jalan suci (klo ga salah) 3 hari sudah beres tanpa harus menggunakan jasa calo. \:D/ rasanya yaaa puas bisa ngurus sendiri.

Bener banget tuh. Banyak hal teknis yang harusnya bisa di selesaikan dengan dana pemerintah. Namun keenganannya terlalu tinggi.

Tanpa calo memang lebih baik ! Bravo

Thanks for reading and comment bro

masih ga konax ama surat keterangan pegawai or whatever.
masa klo pengangguran mo plesiran buang duid mesti gmn dunx??
dpt darimana begituan...
apa print tiket pesawat aja yah...

***celah calo***

Kalau anda tidak bekerja atau wiraswasta, bisa membuat surat permohonan pembuatan paspor kepada kantor imigrasi.

http://www.beanpedia.net

Siapa yang punya kenalan calo buat bikin paspor, minta dong :) sms ke +6289613773965 klo ada yg punya ya, thanks :)

Ada2 aja, bisa aja naik pesawatnya Titik DJ yg ke jurusan bulan itu...

thx atas infonya..
saya juga berniat bikin paspor mandiri (tanpa calo) di kanim jakpus.
rencananya si mau daftar online terlebih dahulu.

yang mau saya tanyakan, klo datang langsung perlu 3-4 kali datang bukan ke kantor imigrasi? sedangkan yang daftar online hanya perlu 2x datang? benar tidak infonya? thx ya

@billy benar sekali. Kalau menggunakan online lebih ceoat karena beberapa berkas langdung diupload sewaktu daftar

Yang punya kenalan calo, sms 085717890181 please , emergency bgt :(

Sekarang udh ada sistem ODS (one day service) yang diberlakukan di Kantor Imigrasi Kota Jakarta Barat dan Kemayoran Jakarta Pusat.
Pengurusannya bisa sehari jadi. Kalo dtg pagi, bisa jadi jam 4 sore.
Hanya perlu semua dokumen asli dan fotokopi, dan passport yg lama.
Biaya hanya Rp.250.000,- ga perlu pake calo.
hanya dtg, dng dokumen lengkap dan passport lama langsung ke loket ODS (sebelumnya isi form dulu yg bisa diminta di loket pengambilan form dan map ijo).
setelah itu isi nama secara online (nanti dipandu sama petugasnya)
setelah itu bayar di kasir, kemudian wawancara dan foto.
terus nunggu dech passport barunya.
Selamat mencoba......

@Michael thanks buat infonnya :)
nah buat yg mau ngurus paspor sendiri bisa memanfaatkan fasilitas ODS tuh ....

Saya tanggal 19 Feb 13 ke Imigrasi Jaksel buat perpanjangan. Sebelumnya daftar via online. Pas sampai sana jam 08.30 jderrrrrr: kuota 200 orang untuk penyerahan dokumen manual sudah habis. kuota 50 orang untuk online juga habis. saya sudah daftar via online GA NGARUH karena yang dianggap cuma yang sudah ambil no antrian di imigrasi.

Perlu surat permohonan pembuatan paspor ya?
Saya baca di website imigrasi.go.id tidak disebutkan untuk surat tersebut. Apakah harus disiapkan?

hai..kalo buat orang tua jaman dulu yg gak punya akte lahir gimana ya? ada yg tahu?
thank you

map standar imigrasi itu kaya apa ya? #serius nanya

@elizabeth Kurniandari
Bisa minta surat keterangan domisili dari Lurah setempat sebagai surat pengantar

@indah
Map dengan folio biasa namun ada logo Imigrasinya. Map ini hanya di jual di koperasi Imigrasi saja

Terima kasih untuk komen komen nya

btw, mo tny donk, kl utk yg daftar online, kok gw ga nemuin kanim jakarta pusat ya ? adanya cm yg selain itu ? ada yg bs share ?

ada yg pernah mengurus pergantian paspor karena kehilang/kecurian ?
kl baca di prosedur, harus ada BAP dulu, ada yg pny pengalaman soal itu? blh d share donk kl ada

Kalo mau buat baru gimana ya? Paspor lama gw udah kadaluarsa lama soalnya :)

hai eric, lo stay dimana? jakarta or dimana?
kalau di jakarta skg lumayan cepat untuk pengurusan pasport, asalkan berkas2 lengkap sehari aja buat ngurusin bisa....
thanks

Kalo ktp dari luar jakarta,apa bisa urus dijakarta?tanpa perlu ke tempat asal ktp?tadi saya baca perbedaan kota bukan masalah,maksudnya apa ya?mohon di balas ya

pengalaman gue bikin paspor di Kanim Depok sih gampang banget. Daftar online, dateng ke kanim trus ambil map kuning dan formulir GRATISSSS, isi formulir, daftar antrian dan gak lama langsung verifikasi. Karena gue gak bawa surat rekomendasi kantor jadinya gue balik besoknya buat bayar 255 ribu, foto n wawancara. Gue padahal nyampe Kanim jam 09.30 tapi jam 10.30 udah kelar tuh gak pake ngantri lama karena online dipisah sama offline. Mungkin memang harus pilih Kanim yang relatif sepi ya.. biar prosesnya juga cepet.

Hi ANONYMOUS....
Passport hilang harus urus surat kehilangan dulu dr kepolisian, baru bs dtg ke kanim

@INDAH SD : Lokasi km d jakarta bkn?

sebenarnya urus onlin eitu tidak jauh beda sama manual, perbedaan terletak di no antriannya aja. Logikanya klo online harusny aberkas diperiksa secara online dan saat dokumen sudah OK seharusnya tinggal ngecek keaslian dan langsung wawancara. Pada kenyataannya di imigrasi doc masih diperiksa manual dan tetap harus ngantri seharian untuk wawancara dan foto.., still miris lah proses di negara kita ini.. :( percuma buat system pake web segala tapi tidak terpake..

gw yakin banget semua doc yg cape2 di upload tuh kagak diperiksa sama sekali..online banci neh namanya..

mau gak mau harus pakai calo boss. ane mau perpanjang paspor 2008 habis 2013 (mei).. musti balik 5 hari lagi karena datanya lom di transfer sedangkan semua CALO yang disebelah gua langsung jalan aja.. ITU di jakarta PUSAT yang "one day service" dari 2 Februari 2013.. sungguh mengecewkan..

Post a Comment

Tinggalkan komentar anda untuk tulisan ini ^^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...