Perpanjangan Pasport : Jasa Calo VS Urus Sendiri

8:19 PM 1 Comments A+ a-


Hari ini gue sebel banget karena ini hari ke-2 gue ke kantor Imigrasi Jakarta Barat buat ngurus perpanjangan pasport dan tidak kebagian no antrian . . . *Damn!*
2 hari sebelumnya gue nanya sama temen, katanya mending apply online di www.imigrasi.go.id supaya waktu ke Kantor Imigrasi gak lama ngantri. Nah, gue seneng banget karena berhasil mendaftar via online dengan harapan besoknya gue gak perlu antri panjang.

Tepat pukul 09.00 WIB, sesampainya di Kanim Jakarta Barat, gue mau ngambil nomer antrian, and guessss what?

Kata petugasnya,
"maaf mbak kuota antrian hari ini sudah habis, mbak kembali saja besok pagi, kalo bisa jam 8 pagi sudah di Imigrasi..."
Fine! Gue maklumi karena kali aja jam 09.00 WIB kesiangan jadi besok jam 08.00 WIB gue kudu-harus-wajib ngantri di Imigrasi Jakarta Barat. Besoknya.... Jam 8 pagi, gue nyampe dan mau ambil antrian ternyata kuotanya juga udah habis, sehari dibatasi hanya untuk100 org. Kata petugas imigrasi setempat, gue harus antri setengah 7 pagi kalau mau dapet. (lo bisa bayangin betapa emosinya gue pagi itu━Σ(゚Д゚|||)━

Ckckckckck... Gue nanya petugas loket kenapa harus kuota hanya untuk 100 orang? Kata petugasnya gara-gara komputer dan petugasnya terbatas *yaelah pak, di jaman secanggih ini masih ada keterbatasan komputer?* ckckckckck klise abis deh jawaban lo pak ….. _ノ乙(、ン、)_

(ノД`)・゜・。Gue balik ke rumah sambil ngomel dan kesal kenapa harus ribet gini. Gue sebagai warga negara yang baik berkewajiban mengurus hal-hal seperti ini, tapi birokrasi atau sistem yang dibuat pemerintah tidak memudahkan malah sebaliknya menyulitkan.

Kata orang rumah:
Ngapain lo capek-capek ke sana? Kenapa gak minta ‘diurusin’ sama orang aja? Hari gini lo di Jakarta ngurus pasport gak pake orang dalam?
ehmmm maksud lo gue harus pake jasa Calo gitu? Uhmm well, actually gue sih  lebih bangga buat ngurus sendiri, that’s why gue bela-belain balik ke Kantor Imigrasi sendiri dan anti menggunakan Calo. Tetapi kenyataan bertolak belakang dengan apa yang ada dalam benak gue. Gue pikir ini ibukota jadi segala sesuatu bisa dengan mudah diurus asalkan kita memenuhi ketentuan. Tenyata itu semua hanya mimpi.. (✖╭╮✖)

Ya udah daripada gue harus bolak-balik bayar taxi yang kalau dihitung-hitung ya sebandinglah kalo gue pake jasa Calo. Dan benar sekali Calo sangat membantu. Dengan harga terjangkau sebesar Rp. 550.000 dan cukup fotocopy berkas (KTP, KK, Ijazah, Akte Lahir, Pasport asli), tinggal tunggu dihubungi untuk datang ke Kantor Imigrasi yang sudah ditentukan. Tidak perlu antri, langsung foto, wawancara dan tandatangan. 〆(・∀・@)

Bapak Calo sedang beraksi
Kalo dihitung, gue sudah 6 x naik taxi buat ngurus pasport. Tahu gitu dari awal gue pake Calo. Mereka datang ke rumah untuk mengambil pasport kita dan kalau pasportnya udah jadi dianterin pula langsung ke rumah. Pengeluaran gue paling naik taxi bolak balik - kantor Imigrasi 100 ribu + 550 ribu (harga Jasa Calo)



Gue miris banget di kantor Imigrasi gue liat ada tulisan Dilarang Menggunakan  Calo!  (╯_╰) Tapi waktu gue wawancara, si petugas ngerti banget kalo gue pake calo. Waktu gue nanya kapan pasportnya bisa diambil, si bapak nyuruh gue langsung kontak bapak “x” which is bapak “x” tersebut adalah calo saya. Hmm. 〜(^∇^〜)

========= batas pemisah warga negara yang (kurang) sabar   dan yang sabar ↓ =========

Ahahahaha…. Gue sih senyum-senyum aja denger cerita di atas (by the way, gue nih orang yang berbeda sama yang nulis cerita di atas).

Dua minggu yang lalu, gue juga baru ngurus perpanjangan pasport di Jakarta. Well, setelah 5 tahun punya paspor, dari 48 halaman yang gue beli seharga Rp.500.000, (dulu waktu buat juga pake calo sama kayak yang di atas, tapi gue udah berubah sekarang ^^) sudah terisi cap imigrasi dari 3 negara di 5 lembar halaman (termasuk Indonesia).



Awalnya agak bingung juga gimana prosedur perpanjangan paspor, apalagi paspor gue dikeluarkan kantor imigrasi yang berbeda dari kota tinggal gue sekarang. Setelah membaca ke sana kemari dan juga buka www.imigrasi.co.id ternyata perbedaan kota bukan masalah. Begitu juga kalo mau buat pasport di kantor imigrasi yang tidak sekota dengan penerbit KTP.

Pengalaman perpanjangan paspor dimulai dengan apply nomor urut pendaftaran secara online melalui www.imigrasi.co.id dan pilih menu pengajuan paspor online. Di situ bisa diatur kapan waktu datang ke kantor imigrasi. Saran gue sih, pilih Kantor Imigrasi (KANIM) yang tidak terlalu rame biar gak senasib sama temen gue di atas. Pilihan gue jatuh pada KANIM Jakarta Pusat yang terletak di daerah Kemayoranヾ(^ ^ゞ


Gue tiba di kantor imigrasi Jakarta Pusat jam 09.00 WIB. Yang pertama harus dilakuin adalah ke koperasi untuk beli map standar imigrasi seharga Rp.7500,-. Anyway, dari pada lo pusing nanya sama petugas imigrasi tentang proses pembuatan / perpanjangan pasport, tanya aja penjaga koperasinya. Mereka tahu semua berkas – berkas dan lama proses sedetil – detilnya…
Untuk berkas – berkas yang perlu disiapkan adalah sebagai berikut :

  1. Kartu Keluarga (Asli dan fotokopi)
  2. Surat rekomendasi perusahaan / permohonan pribadi (Asli)
  3. KTP (Asli dan fotokopi, jangan dipotong)
  4. Paspor Lama (Asli dan fotokopi, jangan dipotong)
  5. Ijazah terakhir (Asli dan fotokopi)
  6. Akta Kelahiran (Asli dan fotokopi)
Semuanya harus dibawa ke kantor imigrasi untuk dicek keasliannya. Jangan lupa difotokopi satu kali semua berkasnya. Untuk paspor dan KTP setelah dicopy jangan dipotong.

Setelah semua berkas lengkap, masukkan semua fotokopi berkas ke dalam map kemudian minta nomor antrian untuk memasukkan berkas. Hal yang aneh di kantor ini adalah pemerintah menginvestasikan Self – Service Machine untuk mengambil nomor antrian, tapi ujung – ujungnya tiket harus diambil di meja satpam.


Sekarang waktunya menunggu dengan sabar hingga dipanggil oleh petugas sesuai nomor antrian. Kalau mendaftar lewat aplikasi online maka akan mendapatkan nomor antrian yang berbeda dengan orang – orang yang datang langsung ke kantor imigrasi (biasanya lebih cepat dibandingkan yang langsung datang).



Setelah berkas – berkas diserahkan, kita harus menunggu untuk memperoleh slip tagihan yang harus dibayarkan ke kasir. Di kasir untuk perpanjangan paspor 48 halaman kita harus membayar Rp.255.000.
Setelah pembayaran selesai, jangan lupa ambil nomor antrian untuk masuk ke tahap wawancara dan pengambilan foto. Wawancara dilakukan untuk memastikan kembali keaslian berkas kemudian ada beberapa pertanyaan seperti negara mana yang akan dikunjungi, untuk keperluan apa, saat ini bekerja atau bersekolah di mana. (」゚ペ)」

Bukti Pembayaran dan No. Antri Wawancara + foto
Setelah anda berhasil menjawab maka tibalah pada saat pengambilan foto, inilah pentingnya untuk berpakaian rapi saat ke kantor imigrasi, biar fotonya bagus hahahahaha….

Selesai sudah proses perpanjangan paspor, anda akan menerima slip pengambilan paspor setelah proses foto selesai. Sekitar 7 hari kerja, anda harus kembali ke kantor imigrasi untuk mengambil paspor baru anda (beda banget sama yang pake “jasa calo”  ψ(*`ー´)ψ  ).

Slip untuk pengambilan paspor
Sebelum anda bisa membawa pulang paspor baru, anda harus pergi lagi ke koperasi untuk fotokopi paspor baru dan tandatangan di atas meterai 6000 pada tanda bukti pengambilan paspor.

Nah, mudah kan prosesnya? Gue sih lebih memilih proses tanpa ‘jasa calo’ karena selain lebih murah, memang seharusnya negara memberikan kemudahan dalam berbagai proses administrasi bagi warganya.

Perbandingan biaya proses pembuatan pasport : v(。-_-。)v


Ya menurut kita sih, masing-masing ada plus minus-nya. Kalau buat sendiri lebih hemat, gak memberikan uang yang gak perlu kepada pihak pemerintah dan lo jadi tahu sendiri prosesnya, tapi memang mesti ekstra effort buat nunggu dan bolak balik kantor. Sebaliknya kalau pakai calo lo bisa lebih santai, gak nunggu tapi sayangnya mesti bayar lebih mahal dan memberikan uang ke kantong orang yang tidak seharusnya menerima. ヽ(○´∀)乂(*´∀`*)乂(∀`●)

(Ditulis oleh tim banyakbanget - @banyakbanget10)

1 comments:

Write comments
Apr 18, 2016, 6:23:00 PM delete This comment has been removed by a blog administrator.
avatar

Tinggalkan komentar anda untuk tulisan ini ^^