Peran 'Adam - Adam" Zaman Sekarang (Series 3 of 3 end)

12:56 PM 4 Comments A+ a-


Organisasi yang berjuang untuk melestarikan lingkungan mulai menjamur menjelang abad 20 ini.

Ada banyak hal yang menyebabkan munculnya organisasi ini yaitu manusia mulai memikirkan future effect dari kondisi pertumbuhan manusia yang terus bergerak naik secara eksponensial yang menyedot sisi pangan, sandang dan papan. Manusia bertambah banyak namun kapasitas produksi makanan dunia (padi-padian) terus menurun. Produksi padi menurun disebabkan karena lahan dari pertanian sudah digunakan untuk tempat tinggal dan banyak aktivitas perekonomian. Penggunaan lahan untuk menanam padi terus menurun pada tahun 1950, lahan yang dapat digunakan untuk pertanian mencapai 0,23 ha per orang, namun pada tahun 2000, sudah turun menjadi 0,12 ha per orang (turun 0,11 ha).

Di lain sisi, satu dari lima penduduk dunia menderita kelaparan namun prospek dari peningkatan produksi makanan tidak jelas.Keadaan ini cukup mengkuatirkan mengingat penduduk dunia terus bergerak naik.  Apabila kita melihat kehidupan spesies di luar manusia, setiap harinya setiap tiga spesies terancam punah atau dapat dikatakan setiap delapan jam satu spesies punah dari muka bumi. Sementara itu, temperatur permukaan bumi terus naik tiap tahun. Ttahun 1860, suhu permukaan bumi hanya 13.4o C, sedangkan pada tahun 2000, suhu permukaan bumi naik menjadi 14.8o C.  Apabila suhu permukaan bumi makin naik maka akan mengakibatkan pencairan es di kutub dan wilayah daratan akan semakin berkurang. Apalagi masih banyak orang yang mengeksploitasi kekayaan bumi tanpa memikirkan dampak kondisi lingkungan ke depan.

Kita melihat pertumbuhan manusia di bumi terus bergerak naik, namun pertumbuhan ini tidak disertai dengan pertumbuhan dan perbaikan kondisi alam. Manusia mungkin dapat hidup dan terus bertambah di bumi namun manusia akan menghadapi kelaparan, penyakit, dan kondisi pemukiman yang makin berkurang.  Melihat keadaan ini, banyak organisasi mulai menyuarakan kelestarian lingkungan, bahkan sudah mulai merambah ke gereja-gereja.

Beberapa gereja pun mulai aktif menanamkan konsep go green dalam program gereja. Lalu bagaimanakah seharusnya motivasi utama gereja dalam hal go green? Yang pertama, gereja dan anak-anak Tuhan harus menyadari peran awal manusia di bumi yaitu sebagai partner Allah dalam mengelola bumi. Semua hal ini dilakukan bukan hanya sekedar kita kuatir akan kehidupan yang akan datang tapi sebagai ketaatan kepada perintah Allah.

Realita yang terjadi saat ini banyak organisasi atau bahkan gereja menyuarakan go green namun tanpa pemaknaan yang benar sebagai murid Kristus. Gereja diajak untuk melestarikan lingkungan karena didasari rasa takut dan perlu bertanggung jawab untuk kehidupan ke depan, namun melalui hidup Adam, kita disadarkan bahwa melakukan go green adalah perintah Tuhan. Kita mempunyai tanggung jawab sebagai makhluk yang diciptakan segambar dan serupa Allah untuk mengelola dunia ini supaya tetap sungguh amat baik.

Gereja dan anak-anak Tuhan tidak boleh mengeksploitasi bumi ini secara berlebihan (sampai menghancurkan) karena tiap murid Kristus seharusnya sadar bahwa ia bukanlah owner dari dunia ini, dirinya hanyalah partner Allah mengelola lingkungan. Di mana pun mereka berada, dirinya harus mengelola sumber daya dengan bijak bukan sebagai pemilik tetapi pengelola. Gereja haruslah menjadi penyuara utama untuk taat kepada Tuhan dalam menjaga kelestarian lingkungan. Mengelola lingkungan adalah bagian hidup dari murid Kristus karena respon kepercayaan dan syukur yang kita berikan kepada Allah. Murid Kristus perlu menjaga ciptaan Allah yang sudah sangat baik sehingga hidupnya makin berkenan kepada-Nya.

Dunia ini sudah penuh sesak terhadap orang-orang yang banyak tahu namun tidak care terhadap lingkungan. Pelestarian lingkungan mungkin sudah dipahami sejak bangku Sekolah Dasar (SD), namun pemahaman yang banyak tidak membuat serta merta diri manusia menjadi care terhadap lingkungan.

Kita sebagai murid Kristus yang sudah diselamatkan dan yang sudah diregenerasi oleh Roh Kudus haruslah menjadi teladan dalam menjaga kelestarian lingkungan.  Kita yang sudah dibaharui dan dilepaskan dari belenggu dosa harus mengambil peran seperti Adam yakni sebagai pengelola dan penjaga lingkungan. Zaman ini membutuhkan orang-orang yang memberikan teladan bukan sekedar pemahaman.

Kita dapat memulainya  dengan melakukan hal sederhana seperti menghemat listrik dengan mematikan alat-alat elektronik jika tidak digunakan, memisahkan jenis sampah antara sampah plastik dan non plastik sehingga sampah mudah didaur ulang, menggunakan air bersih secukupnya, atau menghemat kertas yang akan dipakai. Marilah kita melakukannya dengan hati yang terfokus pada mengasihi Allah dan menjadi partner-Nya yang setia.

God intends our care of the creation to reflect our love for the creator
John Stott

(Ditulis oleh Fernandes - @nandeslim)

4 comments

Write comments

Tinggalkan komentar anda untuk tulisan ini ^^