Kuliner Emperan : Sabanglicious

8:55 AM 7 Comments A+ a-


Sabang?
Yang akan kita bahas bukan daerah di Aceh tapi  Jl. Sabang – Jakarta Pusat. Jalan ini sangat ramai tidak hanya oleh pejalan kaki atau kendaraan bermotor tapi juga pajangan tempat makanan yang aduhai menggoda rasanya. Mau makanan ndeso sampai Internasional juga ada. Mari kita kupas beberapa tempat yang sering saya kunjungi saat mencari makan malam.

Ga tanggung-tanggung, dalam Kuliner Emperan kali ini, saya ingin kasih 4 rekomendasi makanan uenakkk tenan di Jl. Sabang, mulai dari makanan berat sampai dessert yang cocok untuk nemeni nongkrong di malam hari.... yukkkkk ngemper yuuukkk....

 

Soto Ranjau Pak Gendut

Namanya emang sangar banget, tapi sebenarnya soto ranjau ini berisi ceker atau kaki ayam. Yang membuat ceker ayam terasa enak adalah kulit dan sedikit daging yang ada di bagian tersebut. Ranjau merupakan modifikasi nama yang membuat penasaran para pembeli. Alhasil soto ini sering dipesan selain soto ayam biasa yang juga tersedia di sana. Kuah Soto Pak Gendut sangat gurih, bau bawangnya sangat terasa dengan paduan asin dan segarnya potongan tomat.




Harganya masih terjangkau dengan kantong para pekerja di sekitar daerah Sabang. Untuk menikmati Soto Pak Gendut, kamu cuma perlu mengeluarkan uang kurang dari Rp 20.000 (Itu sudah dengan satu gelas teh manis). Makanya tidak heran kalau banyak orang yang makan di sini. Pak Gendut sudah memiliki 3 cabang yang letaknya tidak berjauhan dari tempat aslinya. Di Jl. Sabang ada dua outlet dan satu outlet di sebelah Sarinah bersebelahan dengan Ayam Penyet Bu Gendut. (eciyeee bapak dan ibu gendut) ^^

Sate Pak Herry

Te.. sate.. Berempak? *berapa = Bahasa Madura*.
Entah kenapa, sate selalu nyambung dengan Madura. Entah karena orang yang jual asalnya dari Madura atau karena alasan lainnya (bisa kita bahas lain waktu). Yang pasti, potongan ayam panggang yang disatukan pada batang lidi plus dengan saus kacang yang liat dalam mulut, pastinya sangat nikmat sekali. Bahkan turis Australia ketagihan dengan saus kacang ini.

Nikmat atau tidaknya sate terletak pada racikan saus dan potongan ayamnya. Menurut saya, sate Pak Herry punya komposisi yang pas antara saus kacang yang nikmat dan potongan ayam yang cukup besar. Wajib coba deh. Selain sate ayam, ada juga sate kambing dan sop kaki kambing yang baunya juga menggoda lidah. Letaknya ada di perempatan Sabang (Sebelah Rumah Makan Padang Garuda) dan di depan Indomaret Sabang. Harganya pun sangat bersahabat dengan kantong. Hanya dengan Rp 20.000 kita sudah bisa makan kenyang dengan lontong / nasi plus dengan sebotol air mineral.

Please.. jangan makan sampai full.. sisain sedikit space di perutmu untuk cicip beberapa makanan kecil di sepanjang jalan yang penuh dengan pekerja kreatif (pengamen) ini. Yuk kita cicip satu-persatu.


Martabak Manis Bandung

Butuh makanan penutup yang nendang atau oleh-oleh untuk mertua atau camer? Pilih aja Martabak Manis Bandung. Banyak orang merekomendasikan martabak manis ini karena memang bener mantap dari tepung sampai isinya. Kemarin, saya membeli martabak kacang coklat. Kacangnya gede-gede sampai kerasa di gigi kalau lagi makan kacang. Apalagi coklatnya yang melumer ke sela-sela jari. Harganya ga usah ditanya lagi, Hanya dengan Rp 19.000 untuk14 potong martabak enak nan mantap ini. Ohiya, letaknya mudah ditemui. Coba tengok ke jejeran sebelah kiri dari perempatan Sarinah, kamu akan menemukan mobil box dengan tulisan Martabak Manis Bandung.

Di sebelahnya, ada sate padang juga.. *ups* aku cicip dulu ya.. Ntar aku share lagi dengan kalian kuliners.

Pisang Bakar Pojok

Yang ini saya lupa nama tempatnya *maaf*. Tempatnya di depan Oey Kopitiam – Sabang. Kalau tadi sudah makan yang ‘berat’, sekarang kita makan yang sedikit ringan yah. Ada beberapa pilihan makanan ringan di sini selain roti bakar, ada juga pisang bakar. Pisang bakar menjadi menu favoritku setiap ke sini. Pisangnya manis dan gak keras waktu dimakan,apalagi kejunya banyak. Emmm…  Bakarnya pun tidak sampai gosong merona hitam. Cocok banget dinikmati dengan segelas susu hangat *yummy*. Malas pulang waktu malam minggu? Coba deh nongkrong di sini. Tempatnya bersih plus harganya reasonable untuk nongkrong. Harga pisang bakar Rp 7.000, roti bakar Rp 10.000 (keju-coklat).

Masih banyak makanan di Sabang yang bisa dicicip. Nanti akan aku sambung lagi yah.. Perutku sudah tidak mampu menampung makanan tadi hehehe.

Jangan pernah takut untuk mencoba makanan baru karena dari situ kamu tahu makanan yang enak dan murah.

(Ditulis oleh Nita - @akuneeta)

7 comments

Write comments
Apr 18, 2016, 6:20:00 PM delete This comment has been removed by a blog administrator.
avatar

Tinggalkan komentar anda untuk tulisan ini ^^