Analisa Prediksi : Liverpool VS Manchester United

5:01 PM 8 Comments A+ a-


Prediksi  Big Match Liverpool vs Manchester United 23 September 2012.

18 gelar juara Liga Inggris milik Liverpool dan 19 gelar juara milik Manchester United adalah bukti sah bahwa kedua tim adalah rival sejati dalam sepak bola Inggris.

The Anfield pada 23 September 2012 akan menjamu rival sejatinya, Manchester United.  Dua tim yang memiliki sejarah panjang dalam sepak bola Inggris.

Saat ini Liverpool sedang dalam tren yang kurang baik. Dalam empat pertandingan terakhir di Liga Inggris, Liverpool hanya memperoleh dua poin dan menduduki peringkat tujuh belas. Manchester United  sebaliknya, setelah mengalami kekalahan pada pertandingan pertama, memperoleh tiga kemenangan beruntun dan menduduki peringkat dua. Peringkat teratas masih diduduki oleh Chelsea dengan poin sepuluh.


Analisa Tim Liverpool
Weakness Area                                                                       
Performa Liverpool masih jauh dari harapan. Kondisi itu nampak dari tidak terlihatnya keseimbangan antar lini dan tidak adanya goal getter, membuat Liverpool hanya meraih dua poin dalam empat pertandingan awal. Belum maksimalnya para rekrutan baru seperti Fabio Borini, Nuri Sahin, sampai pemain senior Joe Cole membuat pola permainan Liverpool tidak berkembang. Ditambah lagi buruknya koordinasi pemain belakang Liverpool yang menyebabkan terjadinya delapan gol dalam empat pertandingan awal. Rata-rata, Liverpool kemasukan dua gol dalam setiap pertandingan. Begitu juga dengan lini depan yang hingga pertandingan keempat ‘hanya’ mencetak tiga gol, dua gol oleh Luis Suarez. Hal ini menunjukkan bahwa Liverpool hanya tergantung oleh Luis Suarez sebagai mesin gol utama.

Strength Area
Kabar baik bagi Liverpudlian adalah permainan baik pemain muda seperti Joe Allen yang merupakan anak asuh Brendan Rodger sewaktu di Swansea City. Joe Allen mampu memegang kendali lini tengah Liverpool dengan umpan-umpan akurat yang mencapai average 90%. Begitu juga dengan pemain muda berusia 18 tahun, Raheem Sterling yang memiliki kecepatan dan skill di atas rata-rata pemain Liverpool lainnya.



Data trend statistik permainan Liverpool dalam empat pertandingan (www.premierleague.com) menunjukkan:
  1. Total shots Liverpool  menunjukkan trend meningkat artinya Liverpool saat ini lebih agresif dalam menyerang dan berani untuk melepaskan tembakan ke arah gawang.
  2. Total crossing yang dilepaskan di Liverpool menunjukkan tren menurun artinya Brendan Rodger mulai memfokuskan penyerangan pada lini tengah. Hal ini adalah keputusan cerdas Brendan Rodgers karena Liverpool tidak memiliki Finisher atau Goal Getter yang cukup baik untuk menyelesaikan umpan crossing dengan power heading setelah ditinggal Andy Carrol menuju West Ham United.
  3. Pemain sayap Liverpool sedang tidak dalam performa yang baik setelah menurunnya performa Stewart Downing  dan Jose Enrique sehingga membuat permainan winger Liverpool tidak berkembang. Selain itu rotasi Brendan Rodgers tidak berjalan dengan menempatkan Glen Johnson di sisi kiri untuk menggantikan posisi Jose Enrique
  4. Ball Possesion Liverpool sangat dominan saat melawan tim yang lebih lemah namun ketika melawan tim yang kuat (Manchester City dan Arsenal) ball possession Liverpool jauh menurun. Hal ini menunjukkan, ketika melawan tim kuat, Liverpool akan cenderung lebih bertahan dan mengandalkan counter attack

Berdasarkan data statistik, trend menciptakan gol Liverpool terjadi pada menit ke-31 sampai 40 dan menit ke-61 sampai 80. Hal ini menggambarkan Liverpool mulai bisa membuka celah pertahanan lawan pada pertengahan permainan. Jika melihat statistik, waktu riskan gol Liverpool ada pada menit ke-61 sampai menit ke 80, dengan persentase kebobolan 62.5% dalam range waktu itu.

Manchester United
Weakness Area
Performa Manchester United dalam empat pertandingan pertama Liga Inggris 2012/2013 juga tidak terlalu meyakinkan. Lini pertahanan menjadi perhatian Sir Alex Ferguson, bisa dilihat dari Nemanja Vidic yang diturunkan secara reguler dalam empat pertandingan awal. Cederanya beberapa pemain pilar seperti Johny Evans, Chris Smalling, Phil Jones, dan Rio Ferdinand menjadi penyebab tidak stabilnya lini pertahanan Manchester United. Begitu juga dengan Patrice Evra yang tidak bermain baik saat melawan Southampton hingga dirotasi oleh Sir Alex saat bertanding melawan Wigan Athletic dengan Alexander Buttner yang ternyata mampu menciptakan satu gol dan satu assist. Agresifitas Buttner menunjukkan bahwa dia layak menjadi suksesor Patrice Evra. Sektor penjaga gawang juga mendapat perhatian lebih setelah David De Gea dianggap tidak melakukan komunikasi baik sehingga terjadi gol bunuh diri oleh Nemanja Vidic. David De Gea 'dihukum' sebagai pemain cadangan dalam dua pertandingan terakhir.

Lima gol dalam empat pertandingan menunjukkan Sir Alex masih mencari komposisi yang pas pada lini pertahanan sambil menunggu pulihnya beberapa pemain bertahan yang masih berbaring di ruang medis.

Melihat formasi Manchester United dalam empat pertandingan terakhir menunjukkan Central Midfilder, right winger, central defender dan penjaga gawang adalah lini yang sering menjadi rotasi Alex Ferguson. Tidak stabilnya performa Tom Cleverley dan Antonio Valencia adalah alasan kenapa posisi ini sering dirotasi, dan kembalinya Rio Ferdinand sebagai Central Defender membuat Michael Carrick digeser  sebagai Central Midfilder. Sisi kiri juga menjadi titik lemah Manchester United, Patrice Evra dan Danny Wellbeck masih belum menunjukkan performa terbaiknya di sisi kiri. Saat melawan Southampton, sisi kiri adalah titik awal terjadinya dua gol Southampton. Hal ini juga yang menyebabkan Patrice Evra menjadi cadangan saat melawan Wigan.

Strength Area
Performance Robin Van Persie yang sangat baik saat melawan Fulham dan Southampton menunjukkan bahwa Robin Van Persie layak direkrut dengan nilai transfer £24 Juta. Total empat gol sudah dibuat dalam dua pertandingan, bahkan saat melawan Southampton, RvP berhasil membuat Hattrick dan menjadi pahlawan buat Manchester United dengan golnya di menit akhir. 



Melihat trend statistik Manchester United dalam empat pertandingan terakhir menunjukkan:

  1. Passing Accuracy  Manchester United cenderung menurun, berbanding lurus dengan Ball Possesion Manchester United. Hal ini menunjukkan Manchester United lebih mudah kehilangan bola.
  2. Tingkat efektifas permainan Manchester United semakin meningkat dengan ball possession yang menurun namun jumlah gol Manchester United semakin baik. 
  3. Permainan Manchester United lebih cenderung bertahan dan akan lebih agresif dalam melakukan Counter Attack.

Melihat data statistik, gol Manchester United hampir rata di setiap range waktu, namun kecenderungan gol Manchester United terjadi di menit ke-61 sampai 70 dan menit ke-80 sampai 90, dengan total persentase 50%. Range waktu gol kemasukan Manchester United sering terjadi di menit ke-51 sampai menit ke-60 dengan persentase 40% namun belum terlalu signifikan jika melihat total gol yang terjadi hanya dua gol.
  
Prediksi Liverpool vs Manchester United

Pertandingan akan dimainkan di kandang Liverpool – Anfield, di mana Liverpool sangat dominan jika bertemu dengan musuh abadinya Manchester United dengan persentase kemenangan 49.41% sedangkan Manchester United hanya memiliki persentase kemenangan 23.53%.
Kemenangan terakhir Manchester United di Anfield terjadi di musim 2007/2008 dengan skor 0-1. Lima pertandingan selanjutnya Liverpool berhasil mengalahkan Manchester United empat kali dan satu kali seri. Kemenangan terakhir Liverpool di Anfield terjadi saat FA Cup 28 Januari 2012 dengan skor 2-1.



Statistik pertandingan Liverpool vs Manchester United di bulan September, secara keseluruhan menunjukkan Manchester United lebih dominan dengan persentase kemenangan 41.7% sedangkan Liverpool hanya 25%. Namun jika melihat match stastik Liverpool vs Manchester United bulan September yang dimainkan di Anfield, data menunjukkan Liverpool memiliki presentase kemenangan 45.5% sedangkan Manchester United hanya 9.1%.

Jika melihat tren penampilan Manchester United dan Liverpool akhir-akhir ini, Manchester United akan lebih diunggulkan, namun melihat sejarah pertandingan kedua tim, Liverpool akan lebih diunggulkan.

Faktor kestabilan skuad kedua tim juga menjadi poin penting dalam pertandingan kali ini. Manchester United memiliki skuad yang lebih baik dengan kekuatan pemain cadangan  yang setara dengan pemain utama. Mental juara Manchester United tampak ketika mengalahkan Southampton walaupun sempat tertinggal sampai menit ke-85. Hal tersebut saat ini tidak dimiliki oleh Liverpool. Jika Liverpool tidak bermain lebih baik dari empat pertandingan terakhir, maka saya prediksi Manchester United akan dapat meraih kemenangan. Tapi perlu diingat ‘THIS IS ANFIELD’, gengsi sebagai penguasa sejarah Inggris akan dipertaruhkan dalam pertandingan ini.

(Ditulis Oleh Michael O - @mike_Oo)

8 comments

Write comments
Apr 18, 2016, 6:29:00 PM delete This comment has been removed by a blog administrator.
avatar
Gege Dai
AUTHOR
May 31, 2016, 12:50:00 PM delete This comment has been removed by a blog administrator.
avatar

Tinggalkan komentar anda untuk tulisan ini ^^